Blog

Iklan Rokok Hambat Pandeglang Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Iklan Rokok Hambat Pandeglang Wujudkan Kabupaten Layak Anak

 

Dua kabupaten di Banten yakni Lebak dan Pandeglang didorong untuk menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pandeglang menargetkan, status KLA bisa disandang Pandeglang pada tahun 2019. Namun maraknya iklan rokok menjadi salah satu hambatan KLA sulit terwujud di kabupaten berjuluk daerah sejuta santri dan seribu kiai ini. 

"Masih banyak iklan-iklan rokok, itu enggak boleh," kata Kepala DP2KBP3A, Pandeglang, Raden Dewi Setiani, Jumat (15/12/2017).

Terkait hal ini kata Dewi memang dibutuhkan pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah daerah mengingat iklan rokok juga menyumbang pendapatan daerah.

"Harus duduk bareng, karna itu kan juga masuk pendapatan daerah," ujar adik ipar Bupati Irna Narulita ini.

Selain iklan rokok, ada beberapa indikator lain yang harus dipenuhi oleh suatu daerah untuk bisa menjadi KLA yang tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 Tahun 2011 tentang Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak.

"Leading sektornya memang DP2KBP3A, tapi harus kerja keroyokan. Misalnya, kondisi taman enggak boleh remang-remang karna berpotensi terjadi pelecehan seksual. Jadi harus semua dinas ikut serta," kata Dewi, Jumat (15/12/2017).

Saat ini proses menuju KLA baru mencapai gugus tugas. Dirinya memastikan, langkah akan dimulai di tahun 2018 dengan melauncing KLA dan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

"Antara Februari dan Maret 2018, karena Pak Gubernur juga minta agar Pandeglang segera menuju KLA. Tahun depan juga kita mulai susun perdanya," imbuhnya.

Sumber : m.bantenhits.com

Share this Post:  

Link Terkait: